Indeks Journal bulan 08-2010

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALASARI KECAMATAN CIATER KABUPATEN SUBANG TAHUN 2010
Ridwan Setiawan, Ida , Budi

Di Indonesia penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak. Episode penyakit batuk pilek pada balita Indonesia diperkirakan sebesar tiga sampai enam kali pertahun. Ini berarti seorang balita rata-rata mendapatkan serangan batuk pilek sebanyak tiga sampai enam kali setahun (Depkes RI, 2002). Faktor yang mempengaruhi terjadinya ISPA yaitu faktor langsung dan tidak langsung. Untuk faktor langsung imunisasi dan status gizi. Sedangkan faktor tidak langsung, faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan fisik. Kaitannya dengan penelitian ini tidak semua unsur-unsur dari faktor yang diambil secara utuh hanya faktor yang dominan saja yaitu faktor status gizi (Nency, 2005). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang. Rancangan penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan korelasi dengan cross sectional. Populasi 240 dengan jumlah sampel 71 balitamenggunakan teknik accidental sampling, diuji dengan menggunakan uji hubungan melalui statistik Koefisien Kontingensi dari Chi-Square atau Chi-Kuadrat.

08/2010

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TB PARU PADA FASE INTENSIF DI RUMAH SAKIT UMUM CIBABATCIMAHI
Budiman, Novie E. Mauliku, Dewi Anggraeni

Ketidakpatuhan penderita TB dalam minum obat menyebabkan angka kesembuhan penderita rendah, angka kematian tinggi dan kekambuhan meningkat serta yang lebih fatal adalah terjadinya resisten kuman terhadap beberapa obat anti tuberkulosis atau multi drug resistence, sehingga penyakit TB paru sangat sulit disembuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat dengan kejadian tuberkulosis paru pada fase intensif di Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analisis faktor. Sampel yang terlibat sebanyak 67 orang responden yang patuh minum obat TB paru. Sampel dipilih dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara dengan alat bantu berupa kuesioner. Analisis data melalui dua tahapan, yaitu analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan analisis faktor untuk mengetahui hubungan (intterrelationship) antar variabel independen. Analisis faktor dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu penetapan subjek, pembentukan matrik korelasi, ekstraksi faktor, rotasi faktor dan pemberian nama faktor.

08/2010

STUDI FENOMENOLOGI MAKNA PERAWATAN FILARIASIS UNTUKKLIEN DEWASA DI KECAMATAN MARGAASIH KABUPATEN BANDUNG, 2010
Nadirawati

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang makna perawatan filariasis untuk klien dewasa di kecamatan margaasih dan bagaimana memaknai pengalaman tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif desain fenomenologi deskriptif dengan metode wawancara mendalam. Partisipan dalam penelitian ini adalah klien dengan filariasis. Data yang dikumpulkan berupa hasil rekaman wawancara dan catatan lapangan yang dianalisis dengan menerapkan teknik Collaizi. Penelitian ini mengidentifikasi 10 tema yaitu respon psikologis; respon fisik; kurang mendukung program eliminasi filariasis; mendukung program eliminasi filariasis; aktivitas seharihari; dampak yang dialami setelah menderita sakit; prilaku pencarian pelayanan kesehatan; hambatan terhadap upaya pencarian pelayanan kesehatan; dukungan terhadap penderita; keinginan klien filarisis. Penelitian ini dapat memberikan gambaran dalam memberikan intervensi keperawatan terhadap klien dalam merawat penyakit filariasis dan juga memberikan masukan bagi pemerintah dalam upaya mengatasi masalah filariasis di kecamatan Margaasih, Kabupaten bandung.

08/2010

TINGKATKAN KEMAMPUAN TERHADAP PENANGANAN TRAUMA
Dedi Somantri Djamhuri

Secara klinis kegawatan merupakan suatu keadaan dimana seseorang berada dalam keadaan kritis dan jika tidak dilakukan suatu usahaatau tindakan akan menyebabkan kematian. Misi dari emergency medicine meliputi evaluasi, tatalaksana, pengobatan dan pencegahan penyakit dan cedera yang tidak diharapkan.

08/2010

PENGGUNAAN MEDIA BANTU AUDIO VISUAL DAN LEAFLET TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PERAWATAN DIRI PRA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KECAMATAN BUAHBATU KOTA BANDUNG
Susy Hermaningsih, dan N a r g i s

Latar Belakang :Masa remaja merupakan masa transisi antara anak dan dewasa yang ditandai oleh timbulnya pubertas dan pertumbuhan fisik yang terjadi menimbulkan konsekwensi permasalahan tertentu. Kesulitan lain yang timbul adalah dalam proses perawatan diri yaitu pemenuhan personal diri saat menarche. (IDAI Cab Jatim 2003) . Mengingat pentingnya adaptasi pada masa ini maka perawat diharapkan bisa memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan diri pada pra remaja. Salah satu media yang dapat memberikan pendidikan kesehatan tersebut adalah Audio Visual dan Leaflet. Tujuan : Untuk mengetahui Pendidikan Kesehatan Menggunakan Audio Visual dan Leaflet Terhadap Perubahan Perilaku Perawatan Diri Pra Remaja Di Sekolah Menengah Pertama Kecamatan Buahbatu Kota Bandung

08/2010

PENGARUH TERAPI PIJAT DALAM PENURUNAN FREKUENSI BABDAN TINGKAT DEHIDRASI PADA ANAK USIA 0-2 TAHUN DENGAN DIARE DI RSUD CIBABAT CIMAHI
Sri Wulandari Novianti

Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh terapi pijat dalam penurunan frekuensi buang air besar (BAB) dan tingkat dehidrasi pada anak usia 0 2 tahun dengan diare. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi experiment. Sampel penelitian ini adalah 15 responden dalam kelompok intervensi, 15 responden dalam kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh terapi pijat dalam penurunan frekuensi BAB dan tingkat dehidrasi pada kelompok intervensi, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi dalam penurunan frekuensi BAB dan tingkat dehidrasi. Terdapat perbedaan kondisi responden pada kelompok intervensi dibanding kelompok kontrol yaitu responden menjadi lebih tenang, rileks, tidur lebih nyenyak, dan peningkatan nafsu makan. Tidak ada pengaruh karakteristik responden dalam penurunan frekuensi BAB dan tingkat dehidrasi. Hasil penelitian merekomendasikan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh terapi pijat pada anak dengan diare dan lebih memperhatikan faktor pemilihan teknik pemijatan, area, dan waktu pemijatan,

08/2010

PENGARUH COGNITIVE BEHAVIOR THERAPYTERHADAP KEPATUHAN MENELAN OBAT PADA PASEN TB PARU DI POLIKLINIK RSUP DR HASAN SADIKIN BANDUNG
Hj.Mariana Nuryati dan Anah Sasmita

Kepatuhan pasen dalam menelan obat menjadi kendala untuk mencapai kesembuhan pasen. Hal ini banyak dipengaruhi oleh ketidak tahuan, ketidak mauan dan ketidak mampuan serta daya tahan tubuh pasen yang menurun dapat menjadi faktor pencetus kekambuhan. Kepatuhan menelan obat dapat ditingkatkan dengan menghilangkan faktor-faktor negative yang mempengaruhinya terutama faktor pengetahuan. Dalam penanggulangan TB penyuluhan perlu dilakukan karena masalah TB banyak berkaitan dengan masalah pengetahuan dan perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan dengan kepatuhan menelan obat pada pasen TB paru di poliklinik RSUP DR Hasan Sadikin Bandung.

08/2010

PENGARUH SENAM DIABETES TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DM TIPE 2 DI RSU UNIT SWADANA DAERAH KABUPATEN SUMEDANG
Lina Erlina

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. WHO menyimpulkan Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar penderita DM di dunia, 90-95% adalah DM tipe 2. Latihan jasmani/ senam diabetes merupakan upaya awal dalam mencegah, mengontrol, dan mengatasi DM. Senam direkomendasikan 3-5 kali/ minggu. Penelitian bertujuan menjelaskan pengaruh senam diabetes terhadap kadar glukosa darah pasien DM tipe 2. Desain penelitian quasi experiment. Rancangan penelitian pretestand post test group designtanpa kelompok kontrol. Sampel 15 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling.

08/2010

Copyright©2017, ICT Department
Stikes Jenderal A. Yani Cimahi